cahaya langit mengurapi batin yang kian terasa dalam dan dalam
yang hanya bisa terasa sejak kujumpa batu hitam berselimut pasir debu ini
menurutnya begitu indah tapi bagiku palsu
kenyataan buruk ditutupi sebuah daun ilalang
tertutup namun tidak ketutup rapat
setiap denyut nadi
kupandangi semua sudut dunia
setiap hela nafas
kulentangkan tangan kemudian teriakku
setiap detak hati
kau coba runtuhkan dengan topengmu
dinding megahmu begitu silau menyentuh mereka yang datang
aku ingin minggat,muak melihat segala kepalsuan
kepalsuaan yang telah diperangkap setan-setan kecil
perjalanan ingin kuhentikan,bukankarena kamu,dia,atau mereka
tapi aku
aku yang ingin lepas
aku yang ingin lari
ingin keluar dari kepahitan yang tanpa setetes madu layaknya mereka disana
Rabu, 01 Juni 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar