aku sudah mengambil langkahku
asaku ini seakan menimbulkan hal buruk
demi mereka akan kutembus semua kemungkinan
entah seberapa sering tanya menghampiriku
mereka menanyakan semua ketakutanku,langkahku ini
dan sekarang, aku teriak dan menghempaskan kata-kata
mana mungkin tidak bisa kalu dicoba saja belum
sekali membangun rumah, sia-sia kalau tanpa atap
pohon yang terlanjur tertancap, tunggu berdaun saja
tekad asaku tidak boleh hancur
mau badai, salju, biarin mereka lalu-lalang
percaya, mereka ada untuk kita, dan
kita ada untuk padaNya
Sabtu, 18 Juni 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar