Pages

Kamis, 20 Oktober 2011

aku yang sekarang

terima kasih telah mengisi hariku
terlebih selalu genggam tanganku
disaat ku hampir teriak ketakutan
disaat ku hampir tersandung
kaulah yg menghampiriku
sekarang semua itu t'lah mati
kutimbun dalam dasar kakiku
yg kuharap akn slalu ku bawa
ku hentak diatas batu kasar hingga tanpa bekas
kini,aku dengan diriku yg baru
begitulah aku menghadapi dunia dengan caraku
selamat tinggal diriku yg dulu
sekarang,aku bukanlah kamu ingini
jalani hari tanpamu lebih baik
Published with Blogger-droid v1.7.4

Kamis, 28 Juli 2011

dia yang jahat

ingin berontak rasanya, malam ini juga
tapi bagaimana rasanya, aku takut
teriak tak sewajarnya mungkin aku tidak bisa
hanya tertanam lekat dalam otak dan pikiran
ingin teteskan air mata, tapi tak bakal selesai juga
lemah kurasa setaip dengar bisikan mereka
yang hanya bisa kuterka dalam kata
hanya itu yang kurasa, mereka tak mengerti
berharap pada seseorang pun jadi masalah bagiku
bodoh, aku sudah berharap pada sebuah kelicikan
anggap aja aku mainan, dimainkan tanpa perasaan
simpatiku begitu erat didiriku yang buatku sedih
bertubi-tubi datang dari mana saja mereka mau
kulihat saja sampai dibawa kehati
diaduk lagi oleh dia yang selalu jahat
sulit jika dipikir buat dapatkan bahagia
entahlah

tegakkan aku Tuhan

sakit, sakit, dan sakit
itu yang kurasakan bersamamu
kau buatku sedih dan kecewa tuk sekian kali
betapa hancur hati ini dibuatmu

kuingin menyerah
tapi kucoba bertahan
kuingin dicinta
tapi tak dicinta
kuingin akui
tapi takut kusendiri
kuingin caci dirimu
tapi...

aku tegar, dan harus semangat tanpamu

berulang kali kau menyakiti
berulang kali kau menyesatkan
hatiku dibawa olehmu hingga mati rasa
kupunya hati bukan tuk disakiti

Tuhan
bantu aku melupakannya, buang kenangan kami
buang segala memori tentangnya
jangan sekarang, tapi tunggu waktunya Tuhan

Tuhan
kutahu, aku hanya manusia bejat yang tak tahu malu
kuatkan aku, tegakkan aku saat dia pergi
yang kuingin hanyalah yang terbaik

Sabtu, 09 Juli 2011

ruang bersajakkan kita

panas terasa diruang hening ini
yang terdengar hanyalah putaran baling penyejuk
saat getaran berdengung, aku tidak sabar
tidak sabar membaca isi suara hatimu
kamu tahu?
setiap perkataan mengandung makna
jantungku lemah seolah tertimbun debu
hatiku berbisik ada yang berbeda darimu
andai kamu tahu
kamu yang selalu ada buat aku,sayangku
perih batinku jika kamu bisa rasakan malam kala itu
malam penuh sesal datang dariku
untunglah aku sabar menunggu ucapanmu
hingga saat itu semua utuh karna kita
harusnya kita sadar, sabar, dan sadar
berulang kali kata maaf terlempar dariku
kulakukan itu karna aku percayaimu
perasaanku,semoga saja bisa kamu rasakan
aku memahamimu sejak dulu, mengertimu disetiap langkahmu
bak mimipi buruk, kulupakan malam itu
perlahan angin mulai melawan panas diruang

Minggu, 03 Juli 2011

puisiku

aku tidak tahu bagaimana caranya buatmu bahagia
aku bukan seperti mereka yang punya segalanya
harta,uang,atau barang bernilai lainnya
tapi hatiku lah yang akan selalu menemanimu
kuhormati segala keputusanmu,
karna itu mungkin buatmu bahagia
dirimu satu disisiku yang tak pernah kukekang
saat kamu jauh,
aku hanya berteman rindu
saat kamu sibuk,
kesetiaan salalu menghampiriku
tapi diwaktu bersama,jarang rasanya
hanya mengandal satelit yang menyampaikan pesanku
begitu juga kamu yang sabar menuntun jarimu,
demi merangkai sebuah pesan singkat
kesetiaan,semoga saja selalu berpihak pada kita
aku harap apa yang indah hari ini akan terus mendampingi kita
kata maaf hanya keluar sesaat dari mulut
tapi yang aku mau bukan itu,
melainkan kasih,perhatian,dan sayangmu
bahkan cinta yang selama ini jarang terucap olehmu
puisiku,baitku kurangkai hari ini
itu saja

Sabtu, 18 Juni 2011

langkah kemenangan

aku sudah mengambil langkahku
asaku ini seakan menimbulkan hal buruk
demi mereka akan kutembus semua kemungkinan
entah seberapa sering tanya menghampiriku
mereka menanyakan semua ketakutanku,langkahku ini
dan sekarang, aku teriak dan menghempaskan kata-kata
mana mungkin tidak bisa kalu dicoba saja belum
sekali membangun rumah, sia-sia kalau tanpa atap
pohon yang terlanjur tertancap, tunggu berdaun saja
tekad asaku tidak boleh hancur
mau badai, salju, biarin mereka lalu-lalang
percaya, mereka ada untuk kita, dan
kita ada untuk padaNya

Kamis, 09 Juni 2011

puisi rindu

tiba-tiba terdorong dipikiran
rasa rindu ini telah bertamu lagi
namun apa daya kubertahan sendiri menahan perasaan
justru selama ini aku diam tertatih disini
          menunggu kabar dari malaikat yang kukirim kesampingmu
          hatiku tersesat dikeramaian seakan melonjak bingung
          apa kabarmu?
          adakah rindu ini juga mengetuk hatimu?
hanya ya yang kutunggu dari jawabmu
satu jam saja kuingin kita berdua
jangan kurang sedetik pun kamu pergi dari satu jam
dulu, semua kenangan telah kita ukir bersama
          langit merekam hari dimana kita lalui
          cukup kamu mengerti bait-bait puisiku
          mengertilah rindu dari rasa puisiku
          hanya untukmu

Rabu, 08 Juni 2011

HIDUP ?

hidup...
kata orang berawal dari mimipi
apa mungkin sejak dari bayi?
sudah merasakan indahnya mimipi?

hidup...
menurutku nikmat yang diberkahi
dari sang pencipta dan pencinta kami
lengkap dari ujung rambut hingga ujung jari kaki

hidup...
ada yang beranggapan hanya titipan
makanya banyak sekali kecurangan
dari setan-setan yang mementingkan kesenangan

hidup ini indah kalu kita indahkan
tapi bisa busuk kalau kita biarkan
tengok saja mawar tak berdosa
dirawat akan indah, dibiarkan layu tak berdaya

manusia terkadang bodoh
mempersulit hal yang sebenarnya tidak sulit
bisa saja luar biasa pintar
karna mengartikan hidup ini dengan senyuman

keluar,lari

kau seperti hantu
mengikuti kemana bayangku
menyentuhku dengan berat
berat kini aku rasakan
mengapa dirimu setebal tembok
tidak tahu jalanmu
kapan aku keluar
lari dari hidup lukaku
hadimu tak kuhendaki
tubuhku terkekang hadirmu
hadirmu mengganggu jiwaku
sesat telah kupergi denganmu
karnamu aku begini
seolah akalmu terhempas ombak
lupa semua ini

pelangi 2 warna

siang berganti sore
begitu hujan disambut sore
sore nan indah nan dingin
muncullah satu baris merah
satu baris kuning berjejer
ucapku tak habis heran
pelangi bergarisdua
apakah mungkin ini kulihat
seperti hatiku yang bertanya-tanya
gerangan apa hendak terjadi
merah kuning hiasi langit biru
sadarkah orang itu kalau
pelangi itu untuknya
terkhususkan bagi yang kesepian
termenung sendiri dibalik jendela

dirimu

cobalah kuat untuk dirinya
akan kucoba
lalui harimu dengan senyuman
akan kulalui
lihatlah esok dengan semangat
akan kulihat
berharaplah setinggi mungkin
akan kuharap
tapi,mungkin bisa?
satu tanya selalu menghalangiku
dialah yang tak bisa jauh
tak tahu malunya dirimu
tapi mungkin bisa
karna adanya dirimu
teringat wajahmu hari ini
harapku setinggi langitmu

Kamis, 02 Juni 2011

mimpi kecilku

impianku tidaklhah besar
kecil karena hanyalah harapan
harapan yang mungkin tidak sulit
tidak sulit hilang,maupun
tidak sulit lenyap
tapi
mengapa cukup sulit bagiku
untuk menggapai harapan ini
jika kudapat
tidaklah akan aku siakan
sebab kebahagiaan
tidak adanya perbedaan
ialah harapan setiap insan
yang mungkin dengan mudah mereka dapatkan

Rabu, 01 Juni 2011

palsu

cahaya langit mengurapi batin yang kian terasa dalam dan dalam
yang hanya bisa terasa sejak kujumpa batu hitam berselimut pasir debu ini
menurutnya begitu indah tapi bagiku palsu
kenyataan buruk ditutupi sebuah daun ilalang
tertutup namun tidak ketutup rapat

setiap denyut nadi
kupandangi semua sudut dunia
setiap hela nafas
kulentangkan tangan kemudian teriakku
setiap detak hati
kau coba runtuhkan dengan topengmu

dinding megahmu begitu silau menyentuh mereka yang datang
aku ingin minggat,muak melihat segala kepalsuan
kepalsuaan yang telah diperangkap setan-setan kecil
perjalanan ingin kuhentikan,bukankarena kamu,dia,atau mereka

tapi aku
aku yang ingin lepas
aku yang ingin lari
ingin keluar dari kepahitan yang tanpa setetes madu layaknya mereka disana

disini

setitik debu mampu mengukir khayal
seutas benang takkan jauh dari layangan
terbang dan terbang menyusuri lekukan demi lekukan
apa yg sdg kucari selama ini?
segumpal kesenangan takkan mampu mengubah derajat hidup
seperti para hedois teriak foya
segenggam cinta entah bertahan berapa lama
yang ada hanya kemunafikan belaka
hanya kamu dan mereka yg mampu
mampu mengisi hampaan batin,membendung damai,mengukir sejarah
disini aku berdiri,
merenung entah sampai kapan waktumu,
waktu mereka untukku

pendar bintangku

awan berarak aku pun melangkah
tibanya malam aku terus berlanjut
birunya laut seindah dirimu
kutemukan jejakmu sebanyak impiku kini
harapku tak sempurna bila kau menyudut
kau menghilang di balik ku menunggu
senyummu menghidupknku
hadirmu membangunkanku
bayangmu membuat tanyaku
tanpamu kurasa bingung

tentang seseorang

kulari kehutan,kemudian menyanyiku
kulari kepantai,kemudin teriakku
sepi..sepi dan sendiri aku benci
aku ingin bingar,aku ingin dipasar
seperti berjelaga jika aku sndri
...pecahkn saja gelasnya biar ramai !
biar mnggaduh sampai gaduh
ahh..ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang
ditembok keraton putih
kenapa tak goyankkan saja loncengnya ?
biar terderah
atau,aku harus lari kehutan belok kepantai?

perempuan

perempuan datang atas nama cinta
bunda pergi karna cinta
digenangi air racun jingga adalah wajahmu
seperti bulan lelap tidur dihatimu
yang berdinding kelam dan kedinginan
...ada apa denganmu ?
meninggalkan hati untuk dicaci
lalu sekali ini aku lihat karya surga
dari mata seorang hawa adam
ada apa dengan cinta ?
tapi aku pasti akan kembali dalam satu purnama
untuk mempertanyakan kembali cintanya
bukan untuknya bukan untuk siapa
tapi untukku
karna aku ingin kamu
itu saja